Halaman

Jumat, 30 September 2011

Rangkuman ISD


A.ISD Sebagai salah satu MKDU

Tujuan Instruksional Umum :
Mahasiswa memahami hakekat dan fungsi ISD dalam perguruan Tinggi
Tujuan Instruksional Khusus :
-          Menjelaskan tujuan pendidikan umum di perguruan tinggi,
-          Menjelaskan 3 kemampuan yang diharapkan dihasilkan dari lulusan pendidikan tinggi,
-          Menjelaskan latar belakang diberikannya ISD,
-          Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian ISD,
-          Dll.

ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI KOMPONEN MATA KULIAH DASAR UMUM

Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, demikian pula untuk memenuhi tutuntutan masyarakat dan negara , maka diselenggarakan program-program pendidikan umum. Tujuan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah :

-                    Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakat dan bangsa serta agama. 
-                  Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul di dalam masyarakat Indonesia.
-                  Memberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner, dan mampu memahami pikiran para ahli berbagai ilmu pengetahuan, sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi.
Jadi pendidikan umum yang menitikberatkan pada usaha untuk mengembangkankepribadian mahasiswa, pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. Demikian juga berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin ilmunya.
Pendidikan umum yang diselenggarakan oleh universtias dan institut kemudian dikenal dengan mata kuliah dasar umum atau MKDU yang terdiri dari beberapa mata kuliah , yaitu :  
 1) Agama,
 2) Pancasila,
 3) Kewiraan,
 4) Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa
 5) IBD (Ilmu Budaya Dasar)
 6) ISD (Ilmu Sosial Dasar)
 7) IAD (Ilmu Alamiah Dasar)

Ilmu sosial dasar adalah salah satu mata kuliah dasar umum yang merupakan matakuliah wajib yang diberikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tujuan diberikannya mata kuliah ini adalah semata-mata sebagai salah satu usaha yang diharapkan dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk dapat peduli terhadap masalah – masalah sosial yang terjadi dilingkungan dan dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan ilmu sosial dasar.
Secara khusus mata kuliah dasar umum bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana yang :
1.             Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia
2.             Taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa
          3.             Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral didalam menyikapi permasalahan kehidupan baik sosial, politik maupun pertahanan keamanan
4.             Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat .

LATAR BELAKANG, PENGERTIAN DAN TUJUAN  ISD

Latar belakang diberikannya ISD adalah banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan kita oleh sejumlah para cendikiawan, terutama sarjana pendidikan, sosial dan kebudayaan.
Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan yang terdiri atas.
1.             Kemampuan akademis
2.             Kemampuan professional
3.             Kemampuan personal
Tema pokok pekuliahan ISD sebagai bagian dari MKDU adalah  hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. ISD sebagai mana dengan IBD dan IAD, bukanlah pengantar disiplin ilmu tersendiri,tetapi menggunakan pengertian-pengertian ( fakta, teori, konsep) yang berasal dari berbagai bidang keahlian untuk menanggapi masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.
Ilmu pengetahuan dikelompokkan dalam 3 kelompok besar yaitu :
1.             Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta, meliputi fisika, kimia, astronomi, biologi, dll.
2.             Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara  manusia, meliputi Sosiologi, Ekonomi, Politik Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi, dll.
3.             Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi, meliputi Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian, dll.

Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial selalu dihadapkan kepada masalah sosial yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Masalah sosial ini timbul sebagai akibat dari hubungannya dengan sesama manusia lainnya dan akibat tingkah lakunya. Masalah sosial ini tidaklah sama antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya karena adanya perbedaan dalam tingkat perkembangan kebudayaan, serta sifat kependudukan, dan keadaan lingkungan alamnya.
Yang membedakan masalah sosial dengan masalah lainnya adalah bahwa masalah sosial selalu ada kaitannya dengan nailai-nilai moral dan pranata-pranata sosial, serta ada kaitannya dengan hubungan-hubungan manusia itu terwujud. Pengertian masalah sosial memiliki dua pendefinisian: pertama pendefinisian menurut umum, kedua menurut para ahli. Menurut umum atau warga masyarakat, segala sesuatu yang menyangkut kepentingan umum adalah masalah sosial. Menurut para ahli, masalah sosial adalah suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang berdasarkan atas studi, mempunyai sifat yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masyarakat secara keseluruhan.
Contoh pedagang kaki lima. Menurut definisi umum, pedagang kaki lima bukan masalah sosial karena merupakan upaya mencari nafkah untuk kelangsungan hidupnya, dan pelayanan bagi warga masyarakat pada taraf ekonomi tertentu. Sebaliknya para ahli perencanaan kota menyatakan pedagang kaki lima sebagai sumber kekacauan lalu lintas dan peluang kejahatan. Batasan lebih tegas lagi dikemukakan oleh Leslie (1974) yang disitat oleh Parsudi (1981), bahwa masalah sosial adalah suatu kondisi yang mempunyai pengaruh kepada kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai, oleh karena itu  dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.

B.Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Tujuan Instruksional Umum :
Mahasiswa dapat memahami dan menghayati berbagai kenyataan yang diwujudkan oleh pertumbuhan penduduk yang cepat ,Mengkaji pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial, Mengkaji hubungan antar masalah penduduk dengan perkembangan kebudayaan

Tujuan Instruksional Khusus :
-            Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penduduk,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan pegnertian kebudayaan,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan kebudayaan,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan tentang permasalahan penduduk,
-            Mahasiswa dapat menulliskan rumusan angka kelahiran,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian angka kelahiran,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan dinamika penduduk,
-            Mahasiswa dapat menyebutkan tiga pyramid penduduk,
-            Mahasiswa dapat menjelaskan piramid penduduk muda, piramid penduduk tua dan piramid penduduk stasioner,
-            Dll.

PENDAHULUAN

            Penduduk masyarakat dan kebudayaan adalah konsep-konsep yang pertautannya satu sama lain sangat berdekatan. Bermukimnya penduduk dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu pula, memungkinkan untuk terbentuknya masyarakat di wilayah tersebut.
           Penduduk dalam pengertian luas diartikan sebagai kelompok organisme sejenis yang berkembang biak dalam suatu daerah tetentu. Penduduk dalam arti luas itu sering diistilahkan popuasi dan disini dapat meliputi populais hewan, tumbuhan dan juga manusia. Dalam kesempatan ini penduduk digunakan dalam pengertian orang-orang yang mendiami wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula.
           Adapun masyarakat adalah suatu kesatuan kehidupan sosial manusia yang menempati wilayah tertentu, yang keteraturannya dalam kehidupan sosialnya telah dimungkinkan karena memiliki pranata sosial yang telah menjadi tradisi dan mengatur kehidupannya.
         Kebudayaan merupakan hasil budi daya manusia, ada yang mendefinisikan sebagai  semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.

PENDUDUK DAN PERMASALAHANNYA
           Orang yang pertama mengemukakan teori mengenai penduduk ialah “Thomas Robert Malthus. Dalam edisi pertamanya “Essay Population “ tahun 1798. Malthus mengemukakan adanya dua persoalan pokok, yaitu bahan makanan adalah penting untuk kehidupan manusia dan nafsu manusia tidak dapat ditahan.
         Tidak lama setelah Malthus mengemukakan pendapatnya, timbullah kemudian bermacam-macam pandangan sebagai kritis atau sebagai perbandingan atas teori Malthus. Misalnya saja pandangan yang mengemukakan bahwa pertambahan penduduk itu merupakan hasil dari keadaan sosial termasuk ekonomi, dimana orang saling berhubungan dan terkenal sebagai teori sosial tentang pertambahan penduduk
               
           Disamping itu ada juga yang berpendapat bahwa manusia itu dalam kehidupannya terkait dengan alam atau daerah dimana mereka hidup. Oleh karena itu penduduk dunia itu bertambah karena kelahiran lebih besar dari kematian, sehingga tingkat kelahiran lebih besar dari tingkat kematian. Ini disebabkan karena manusia sebagai mahluk hidup akan selalu berusaha agar mempunyai keturunan dan memperjuangkan hidupnya untuk dapat hidup panjang (berumur panjang) dan ini sering dikenal dengan teori alam tentang pertumbuhan penduduk.

DINAMIKA PENDUDUK
           Dinamika penduduk menunjukkan adanya faktor perubahan dalam hal jumlah penduduk yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan penduduk. Penduduk bertambah tidak lain karena adanya unsur lahir, mati, datang dan pergi dari penduduk itu sendiri. Karena keempat unsur tersebut maka pertambahan penduduk  dapat dihutung dengan cara : pertambahan penduduk = ( lahir – mati) + ( datang – pergi ). Pertambahan penduduk alami karena diperoleh dari selisih kelahiran dan kematian . Unsur penentu dalam pertambahan penduduk adalah tingkat fertilitas dan mortalitas.
           Fertilitas adalah tingkat pertambahan anak yang dihitung dari jumlah kelahiran setiap seribu penduduk dalam satu tahun, sering disebut Crude birth Rate (CBR). Disamping CBR ini dapat juga kita mencari tingkat kelahiran dari wanita umur tertentu yang disebut Age Specifica Fertility Rare (ASFR), yaitu diperhitungkan dari jumlah kelahiran dari tiap seribu wanita dalam usia produktif (tertentu) dalam satu tahun.
           Faktor kedua mempengaruhi pertumbuhan penduduk ialah mortalitas atau tingkat kematian secara kasar disebut Crude Date Rate (CDR), yaitu jumlah kematian pertahun perseribu penduduk. 
         
           Untuk memproyeksikan penduduk dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :

Pn = (1 + r) n  Po
Pn = jumlah penduduk yang  dicari pada tahun tertentu (proyeksi penduduk)
 r = tingkat pertumbuhan penduduk dalam prosen
 n  = jumlah dari tahun yang akan diketahui
Po = jumlah penduduk yang diketahui apa tahun dasar
Sebagai contoh :
Tahun 1961 jumlah penduduk Indonsia 96 juta, dengan tingkat pertambahan penduduk 2,4 5, berapa penduduk Indonesia tahun 2001 ?
Tahun 2001 penduduk Indonesia ( 1 + 2,4/100 ) 40 x 96 juta = 248 juta
            
KOMPOSISI PENDUDUK 
           Komposisi penduduk suatu Negara dapat dibagi menurut komposisi tertentu,misalnya komposisi penduduk menurut umur, menurut tingkat pendidikan, menurut pekerjaan dan sebagainya.

            Dengan mengetahui komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin, dapta disusun atau dibuat dengan yang disebut piramida penduduk, yaitu grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada saat tertentu dalam bentuk piramid.
             Berdasarkan komposisinya piramida penduduk dibedakan atas :
-                     Penduduk muda yaitu penduduk dalam pertumbuhan, alasannya lebih besar dan ujungnya runcing, jumlah kelahiran lebih besar dari jumlah kematian.
-                      Bentuk piramida stasioner, disini keadaan penduduk usia muda, usia dewasa dan lanjut usia seimbang, pyramid penduduk stasioner ini merupakan idealnya keadaan penduduk suatu Negara.
-                    Piramida penduduk tua, yaitu piramida pendduk yang menggambarkan penduduk dalam kemunduran, piramida ini menunjukkan bahwa penduduk usia muda jumlanya lebih kecil dibandingkan dengan penduduk dewasa, hal ini menjadi masalah karena jika ini berjalan terus-menerus memungkinkan penduduk akan menjadi musnah karena kehabisan. Disini angka kelahiran lebih kecil dibandingkan angka kematian.

PERSEBARAN PENDUDUK 
           Kecenderungan  manusia untuk memilih daerah yang subur untuk tempat tinggalnya, terjadi sejak pola hidup masih sangat sederhana. Itulah maka sejak masa purba daerah sangat subur selalu menjadi perebutan manusia, sehingga tidak salah lagi bahwa daerah yang subur ini kemungkinan besar terjadi kepadatan penduduk.
            
            Daerah semacam inilah yang kemudian berkembang menjadi daerah perkotaan, daerah tempat pemerintahan, daerah perdagangan dan sebagainya. Prinsip tempat tinggal mendekati tempat bekerja yang secara langsung atau tidak, menimbulkan ketidakseimbangan penduduk ditiap-tiap daerah. Sehingga terjadi daerah yang berpenduduk padat. Dari prinsip itulah  kemudian terjadi perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain.

PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN
                     Kebudayaan selalu dimiliki oleh setiap masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari  karya, rasa dan cipta masyarakat.
                     Dari pengertian tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan itu merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri.Atas dasar itulah para ahli mengemukakan adanya unsur kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur yaitu :
-          Unsur religi
-          Sistem kemasyarakatan
-          Sistem peralatan
-          Sistem mata pencaharian hidup
-          Sistem bahasa
-          Sistem pengetahuan
-          Seni

                     Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, atau karena hubungan antara kelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yanga statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika, mengalami perubahan; perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.

KEBUDAYAAN HINDU, BUDHA DAN ISLAM
Kebudayaan Hindu dan Budha 
           Pada abad ke-3 dan je-4 agama Hindu masuk ke Indonesia khususnya ke pulau jawa. Perpaduan atau akulturasi antara kebudayaan setempat dengan kebudayaan Hindu yang berasal dari India itu berlangsung luwes dan mantap. Sekitar abad ke 5, ajaran Budha atau budhisme masuk ke Indonesia, khususnya ke pulau Jawa. Agama/ajaran budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dari pada hinduisme, sebab Budhisme tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat.

            Walaupun demikian, kedua agama itu di Indonesia, khususnya di pulau Jawa tumbuh dan berkembang berdampingan secara damai. Baik penganut Hinduisme maupun Budhisme melahirkan karya-karya budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan atau arsitektur, seni pahat, seni ukir maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan/arsitektur, relief-relief yang diabadikan dalam candi-candi di Jawa Tengah ataupun Jawa Timur. Candi-candi yang dimaksud diantaranya Candi Borobudur, Mendut, Prambanan, Kalasan, Badut, Kidal, Jago, Singasari, disekitar kota Malang, Candi Panataran dan Siwa disekitar kota Blitar, semua wilayah propinsi Jawa Timur.

Kebudayaan Islam
            Pada abad ke-15 dan ke-16, agama Islam telah dikembangkan di Indonesia, oleh para pemuka-pemuka Islam yang disebut wali sanga. Titik sentral penyebaran agama islam paa abad itu berada di pulau Jawa. Sebenarnya agama Islam masuk ke Indonesia khususnya ke pulau jawa jauh sebelum abad ke -15. suatu bukti bahwa awal abad ke-11 sudah ada wanita Islam yang meninggal dan dimakamkan di Kota Gresik.

           Pada abad ke-15, ketika kejayaan maritim majapahit mulai surut, berkembanglah negara-negara pantai yang dapat merongrong kekuasaan dan kewibawaan Majapahit yang berpusat pemerintahan di pedalaman. Negara-negara yang dimaksud adalah negara Malaka di semenanjung Malaka, negara Aceh di ujung pulau Sumatra, negara Banten di Jawa Barat, negara Demak di pesisir utara Jawa Tengah, negara Goa di sulawesi selatan. 

           Didaerah-daerah yang belum amat terpengaruh oleh kebudayaan Hindu, agama Islam mempunyai pengaruh yang mendalam dalam kehidupan penduduk di daerah yang bersangkutan. misalnya di Aceh, Banten, sulawesi selatan, sumatra Timur, sumatra barat, dan pesisir kalimantan. 

           Agama islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang medapat penganut sebagian besar penduduk indonesia. tak dapat dipungkiri lagi, bahwa kebudayaan islam mewarnai sebagian besar penganutnya di Indonesia. Dengan begitu, agama islam memberi saham yang besar bagi perkembangan kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia.

KEBUDAYAAN BARAT
          Unsur kebudayaan yang juga memberi warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian bangsa indonesia adalah kebudayaan Barat. Awal kebudayaan barat masuk ke negara tercinta ini ketika kaum kolonialisme/penjajah manggedor masuk ke Indonesia, terutama bangsa Belanda. Mulai dari penguasaan dan kekuasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan berlanjut dengan pemerintahhan kolonialisme Belanda, tanah air Indonesia telah dijajah selama 350 tahun.
          
           Akhirnya masih harus disebut pengaruh kebudayaan Eropa yang masuk juga kedalam kebudayaan Indonesia, ialah agama Katholik dan agama Kristen Protestan. Agama-agama tersebut biasanya disiarkan dengan segnaja oleh organisasi-organisasi penyiaran agama  ( missie untuk agama Katolik dan Zending untuk agama kristen) yang semuanya bersifat swasta. Penyiaran dilakukan terutama di daerah-daerah dengan penduduk yang belum pernah mengalami pengaruh agama Hindu, Budha, atau Islam,  daerah-daerah itu misalnya Irian, Jawa, Maluku Tengah dan Selatan, Sulawesi Utara dan Tengah, Nusa Tenggara Timur dan pedalam Kalimantan.

KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN
Berbagai penelitian antropologi budaya menunjukkan, bahwa terdapat korelasi diantara corak-corak kebudayaan dengan corak-corak kepribadian anggota-anggota masyarakat, secara garis besar. Opini umum juga menyatakan bahwa kebudayaan suatu bangsa adalah cermin dari kepribadian bangsa yang bersangkutan. Manakala pemilik kebudyaan itu menganggap bahwa segala sesuatu yang terangkum dan terlebur dalam segala materi kebudayaan itu sebagai sesuatu yang logis, normal, serasi, dan selaras dengan kodrat alam dan tabiat asasi manusia dan sebagainya. setiap masyarakat mempunyai sistem nilai dan sistem kaidah sebagai konkretisasinya. Nilai dan sistem kaidah berisikan harapan-harapan masyarakat, perihal perilaku yang pantas. suatu kaidah misalnya kaidah hukum memberikan batas-batas pada perilaku seseorang. batas-batas tersebut menjadi suatau ”aturan permainan” dalam pergaulan hidup.
Sebaliknya segala yang berbeda dari corak kebudayaan mereka, dianggap rendah, aneh, kurang susila, bertentagnan dengan kodrat alam, dan sebagainya.

PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI 
           Untuk menjaga agar hubungan antar anggota masyarakat dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka didalam masyarakat dibedakan adanya : cara atau “usage” kelaziman (kebiasaan) atau “folkways”; tata kelakuan atau “mores”, dan adat istiadat “costom”. Disamping norma-norma yang tidak tertulis dan bersifat informal ini, ada juga norma yang sengaja diciptakan secara formal dalam bentuk peraturan – peraturan hukum. Setiap norma, baik usage, folkways, costom ataupun peraturan hukum yang tertulis, mengikat setiap anggota untuk mematuhinya, hanya saja kekuatan pengikatnya berbeda.
               
           Folkways diartikan sebagai perbuatan yang berulang-ulang dalam bentuk yang sama, yang diikutinya kurang berdasarkan pemikiran dan berdasarkan pada kebiasaan atau tradisi. Kekuatan pengikatnya lebih besar dari pada usage (cara). Folkways menunjukkan pola  berperilaku yang diikuti dan diterima oleh masyarakat.
           
           Apabila folkways ini diterima masyarakat sebagai norma pengatur, maka kebiasaan ini berubah menjadi mores atau tata kelakuan. Mores diikuti tidak hanya secara otomatis kurang berpikir, tetapi karena dihubungkan dengan suatu keyakinan dan perasaan yang dimiliki oleh anggota masyarakat. Mores ini disatu pihak memaksakan perbuatan dan dilain pihak melarangnya tata kelakuan yang kekal dan kuat integritasnya dengan pola-pola perilaku masyarakat, dapat meningkat kekuatan mengikatnya menjadi costom, atau adapt istiadat.
                
           Norma-norma tersebut setelah mengalami proses tertentu pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dari lembaga kemasyarakatan. Proses tersebut dinamakan proses institusionalisasi, yaitu suat proses yang dilewati oleh norma kemasyarakatan yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga kemasyarakatan.
               
           Dr. Koentjaraningrat  membagi lembaga sosial/pranata-pranata kemasyarakatan menjadi 8 macam  yaitu :
1.             Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan atau domestic institutions.
2.             Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata  pencaharian hidup ( economic institutions).
3.             Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia  (scientific institution).
4.             Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pendidikan (educational  institutions).
5.             Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah, menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic anda recreational institutions).
6.             Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions).
7.             Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur  kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutios).
8.             Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions).

 

Rabu, 07 September 2011

Iman Memberi Energi

Mazmur 62:7-8 (BIS) "Dialah Allah yang memberi aku keselamatan dan kehormatan, Dialah pelindungku dan pembelaku yang kuat. Hai bangsaku, berharaplah kepada Allah setiap waktu; curahkanlah isi hatimu kepada-Nya, sebab Dialah tempat kita berlindung."

Anda mungkin bertanya, "Bukankah biasanya orang yang benar-benar percaya diri terlibat dalam banyak hal?"
Ya, dia mungkin terlibat dalam banyak hal dan melakukan banyak hal, tetapi bukan karena takut.
Dalam hal apa pun dia terlibat, dia memiliki keyakinan tentang hal-hal yang dia lakukan.
Ketika kita melakukan berbagai hal dengan dasar hasrat dan keyakinan, ini akan mempengaruhi kita dalam cara yang sama sekali berbeda dengan jika kita melakukannya dengan dasar motivasi yang salah dan ketakutan.
Tuhan tidak akan memberikan energi pada ketakutan kita, tetapi Dia akan memberikan energi dan kekuatan-Nya jika kita memiliki iman bahwa kita melakukan hal yang benar dan melakukannya dengan keyakinan di dalam Dia.

Ketakutan menguras energi Anda apapun yang Anda miliki dan membuat Anda merasa sangat stres, tapi keyakinan dan iman memberikan energi pada Anda.
Orang percaya diri dapat berbuat lebih banyak hal dengan stres yang lebih sedikit karena mereka hidup dengan cara yang tidak pernah dialami oleh orang yang penakut.

Saya yakin bahwa apa yang kita lakukan tidak menciptakan stres sebanyak bagaimana kita melakukannya.
Jika kita melakukan sesuatu dengan ketakutan dan merasakan tekanan serta tidak ada keinginan yang kuat untuk melakukannya, maka stres adalah hasilnya.
Kita merasa sengsara.
Untungnya, justru sebaliknya, apapun yang kita lakukan, jika melakukannya dengan iman dan keyakinan, sukacita adalah hasilnya.

Hari ini berdoalah, Tuhan, bantu saya untuk melakukan apa yang saya lakukan dengan keinginan yang kuat dan keyakinan.
Saya memberikan hati saya kepada Engkau dan meminta Engkau untuk memberikan energi iman pada saya. Amin.

Kita akan memiliki energi untuk melakukan apapun saat kita melakukannya dengan keinginan yang kuat, keyakinan dan iman.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Joice Meyer)

Tuhan adalah Bapa yg Dekat dengan kita

Kisah Para Rasul 17:27 "supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing."

Dalam Kisah Para Rasul 17, Paulus memberikan khotbah kepada orang-orang di Athena.
Dia berkata, "Tuhan tidak tinggal di kuil atau rumah kecil. Jika memang demikian, maka Dia adalah Allah yang terbatas.. Dia telah memilih untuk ada di seluruh dunia. Allah ada dimana-mana."
Mengapa?
Seperti ayat kita hari ini, memberitahu kita, "Tuhan ingin agar siapa yang berusaha mencari Tuhan, maka orang itu akan menemukanNya, karena Tuhan tidak jauh dari kita."
Tuhan itu ada, dekat dan dapat dijangkau.

Banyak anak-anak sekarang tumbuh tanpa ayah.
Para ayah tidak pernah pulang, selalu pergi, tidak pernah ada untuk momen penting.
Bahkan ketika mereka berada di rumah, mereka benar-benar terasa tidak ada.
Mereka terpisah, membaca koran, menonton televisi, atau bekerja.
Mereka mungkin ada secara fisik tapi tidak ada secara mental dan emosional di rumah.

Itulah mengapa penting untuk mengingat tiga fakta yang menggembirakan tentang kedekatan Allah pada kita:

Pertama, Tuhan tidak pernah terlalu sibuk untuk kita.
Mazmur 145:18 mengatakan, "TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan."
Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk berbicara dengan kita.
Ketika kita ingin berdoa kepada Tuhan, Dia selalu dapat mendengar.
Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk mendengar doa kita karena banyaknya orang yang berdoa, Dia dapat mendengarkan semua doa pada saat yang bersamaan.
Dia adalah Tuhan yang dekat.
Dia selalu dekat.
Dia tidak pernah mengatakan, "Datanglah di lain waktu"

Kedua, Tuhan mengasihi kita dan memenuhi kebutuhan kita.
Tuhan tidak terganggu dengan permintaan kita. "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya" (Matius 7:11)
Jika Anda, menjadi seorang ayah yang tidak sempurna, tahu cara memberikan hadiah yang baik untuk anak-anak Anda, tidakkah Anda berpikir bahwa Tuhan, yang adalah Bapa yang sempurna, tahu bagaimana untuk memberikan hadiah yang baik untuk Anda?
Dia mengasihi kita dan selalu mau untuk memenuhi kebutuhan kita.

Ketiga, Dia bersimpati terhadap kesakitan kita.
"TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." (Mazmur 34:18)
Ketika Anda terluka, Tuhan turut merasakan sakit.
Ketika Anda berdukacita, Tuhan juga berduka.
Ketika Anda patah hati, hancur dan berpikir Anda bahkan tidak bisa keluar dari tempat tidur di pagi hari, Tuhan turut merasakannya.
Anda berada dalam posisi yang terdekat dengan Tuhan ketika Anda merasakan sakit.

Tuhan ada di sana dan Dia peduli, Dia ingin memenuhi kebutuhan Anda karena Dia peduli, Dia konsisten, dan Dia dekat, ini adalah kabar yang sangat baik.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tuhan adalah Bapa yg Peduli

1 Petrus 5:7 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya,sebab Ia yang memelihara kamu.

Pada suatu hari, Anda mungkin pernah berada dalam situasi di mana Anda bertanya, "Apakah Tuhan peduli?"
Para murid melontarkan pertanyaan ini dalam Markus 4.

Mereka berada dalam perahu di danau ketika angin dan gelombang datang.
Air mulai tumpah di atas perahu dan perahu mulai dipenuhi dengan air.
Yesus sedang tidur.
Para murid membangunkan-Nya dan bertanya pertanyaan yang terpenting yang pernah mereka tanyakan, "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" (Markus 4:38)

Bagaimana dengan Anda?
Apakah Tuhan peduli tentang pembayaran rumah Anda, kesehatan Anda, apakah Anda sukses atau gagal dalam hidup, anak-anak Anda dan pendidikan mereka, apakah Anda akan menikah atau tidak, tentang pertengkaran yang sedang Anda alami dengan pacar Anda, atau tentang bagaimana perasaan Anda pagi ini?
Tuhan berkata, "Tentu saja Aku peduli! Aku adalah Bapa yang peduli."

Matius 6:31-32 mengatakan, "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu
yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu."

Alkitab mengatakan bahwa Tuhan tertarik pada setiap detail kecil dalam kehidupan Anda.
Itu sangat luar biasa, saya tidak pernah berpikir bahwa Tuhan begitu peduli.
Dia peduli tentang setiap detail kecil dalam hidup Anda.

Beberapa waktu yang lalu, seorang pria datang ke kantor saya dan berkata, "Saya adalah seorang Kristen tapi saya tidak merasakan perubahan apapun sebagai orang Kristen. Saya terjebak dalam keadaan yang netral."
Saya berkata, "Menurut Anda, apa masalahnya?"
Dia berkata, "Saya pikir masalah saya adalah saya tidak cukup mencintai Tuhan."
Saya berkata, "Bukan itu masalah Anda, masalah Anda adalah bahwa Anda tidak mengerti seberapa besar Tuhan mengasihi Anda."

Cinta adalah selalu merupakan respon balik dari cinta.
Alkitab mengatakan, "Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita." (1 Yohanes 4:19)
Ketika Anda berkata, "Saya tidak mengasihi Allah," itu karena Anda tidak mengerti betapa Dia benar-benar mencintai Anda.

Ia peduli tentang setiap detail dari kehidupan Anda, Dia adalah Bapa yang penuh kasih dan peduli.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tuhan adalah Bapa yg Konsisten

Yakobus 1:17 "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran."

Anda dapat mengandalkan Tuhan.
Tuhan dapat diandalkan, dapat dipercaya.
Dia pantas mendapatkan kepercayaan Anda.

Beberapa dari Anda tahu bahwa ada ayah yang tidak bisa ditebak, tidak dapat diandalkan, dan selalu berubah-ubah sifatnya.
Mereka selalu berubah, tergantung pada suasana hati mereka.
Memiliki seorang ayah yang tidak konsisten, akan menghasilkan anak yang tidak konsisten juga sifatnya.

Tapi Alkitab mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah memiliki hari yang buruk.
Dia tidak pernah bangun pada suatu hari dalam keadaan marah.
Tuhan itu tidak terpengaruh oleh mood.
Tuhan kita adalah Bapa yang konsisten dan setia.

2 Timotius 2:13 mengatakan, "Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diriNya."
Bahkan ketika saya tidak setia, Tuhan adalah setia.
Bahkan ketika saya tidak konsisten, Tuhan konsisten.
Bahkan ketika saya tidak bisa diandalkan, Tuhan dapat diandalkan.
Tidak peduli perubahan apa pun yang terjadi di dunia ini, ada satu hal yang dapat saya andalkan: Tuhan selalu bertindak dengan cara yang sama pada saya.
Tuhan mencintai saya dan Dia adalah Tuhan yang konsisten, terlepas dari bagaimana pun suasana hati saya.
Kasih Tuhan pada saya sama banyaknya, pada hari buruk saya ataupun pada hari-hari baik saya.

Tuhan sendiri berkata dalam Maleakhi 3:6, "Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah"
Itu adalah kabar yang sangat baik!

Masalah utama antara anak dan orang tua -- mengapa saat ini lebih banyak anak yang memberontak terhadap orang tuanya, mengapa terjadi lebih banyak sakit hati dalam hubungan antara orang tua dan anak - penyebab utama rusaknya hubungan anak dan orang tua adalah adanya janji yang dilanggar.
"Suatu saat nanti... Saya berjanji" dan janji itu tidak pernah ditepati.

Tapi Tuhan konsisten.
"Tuhan sempurna dalam segala hal ! Semua janji-Nya terbukti benar adanya!" (Amsal 18:30 LB)
Jika Tuhan berfirman, percayalah kepada-Nya !
Dia selalu setia dan tidak pernah berubah.

Kita bisa menjadi kuat dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan karena kita memiliki Bapa yang dapat diandalkan dan selalu konsisten terhadap janji-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Sabtu, 18 Juni 2011

Betapa dalam kasih Allah kepada kita


Mazmur 18:16 (BIS) "Dari atas TUHAN mengulurkan tangan-Nya; dipegang-Nya aku dan ditarik-Nya dari air yang dalam."

Ada kalanya kita semua berpikir, "Aku sudah berada di bawah sekali! Aku akan tenggelam!"
...Tidak peduli seberapa dalam Anda telah tenggelam, kasih Tuhan ada di sana!
Dia bisa menarik Anda keluar dari air yang terdalam.

Tidak peduli apa masalah yang Anda miliki, kasih Tuhan lebih dalam dari masalah Anda.
Anda mungkin berada di tempat keputusasaan yang dalam, masalah yang besar, atau Anda berada di bawah tekanan yang sangat dalam.
Anda mungkin memiliki masalah-masalah emosional, masalah fisik, masalah keuangan yang mendalam.

Namun, kasih Tuhan untuk Anda masih lebih dalam.

Corrie ten Boom dan Betsy ten Boom adalah kakak beradik Kristen yang tinggal di Belanda selama Perang Dunia II.
Mereka menyembunyikan orang-orang Yahudi di rumah mereka untuk melindungi para Yahudi tersebut dari Nazi.
Ketika Nazi menemukan mereka, tidak hanya orang-orang Yahudi yang dibawa ke kamp konsentrasi tapi Corrie dan Betsy dibawa juga, dan mereka menghabiskan sisa masa perang di sana, di dalam tahanan Nazi.

Setelah menyaksikan satu kekejaman demi kekejaman, Corrie berkata pada Betsy, "Tempat ini adalah lubang neraka yang terdalam!"
Betsy menjawab, "Tidak ada lubang yang terlalu dalam, kasih Tuhan tetap lebih dalam.

Dalam beberapa bulan terakhir, Anda mungkin telah tenggelam ke dalam masalah Anda.
Mungkin Anda berada dalam masalah finansial yang parah dan Anda berpikir,"Saya akan bangkrut!"
Anda telah mengalami masalah emosional yang paling dalam, atau pernikahan Anda telah jatuh ke dalam masalah yang dalam, atau Anda mengalami masalah kesehatan.
Anda frustrasi dan Anda berpikir, "Saya akan jatuh begitu dalam dan tidak akan bisa bangkit lagi."

Di mana Allah ketika Anda jatuh ke tempat yang begitu dalam?
Dia ada di sana bersama Anda, Dia berada di bawah Anda.
"Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu.." (Ulangan 33:27)

Jatuhkan diri Anda ke dalam pelukan cinta-Nya.
Biarkan Dia menangkap Anda dan mendukung Anda ketika Anda tidak mempunyai tempat lain untuk berlindung.

Tidak ada lubang masalah yang terlalu dalam, kasih Tuhan bagi Anda lebih dalam dan mampu untuk menolong Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)